Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Sidoarjo kembali melaksanakan kegiatan patroli di perairan demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama para nelayan yang beraktivitas di sepanjang dermaga Tlocor, Kecamatan Jabon Sidoarjo.
Kegiatan patroli ini tidak hanya sekadar menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan edukasi kepada nelayan tentang pentingnya penangkapan ikan yang sesuai dengan hukum. Selain itu, mereka juga diingatkan untuk menjaga kebersihan lingkungan di sekitar perairan. Dengan adanya langkah ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan semakin meningkat.
Peran Patroli Dalam Keamanan Perairan
Patroli yang dilakukan oleh anggota Satpolairud memiliki tujuan ganda: menjaga situasi aman dan memberikan edukasi kepada para nelayan. Mengingat situasi perairan yang sering kali rentan terhadap berbagai praktik ilegal, peran patroli ini menjadi krusial. Sebuah data menunjukkan bahwa sebelum adanya patrol rutin, tingkat kejahatan di perairan merupakan salah satu yang cukup tinggi, dan setelah adanya intensifikasi patrol, angka tersebut menurun secara signifikan.
Patroli ini juga mencakup pembagian bendera merah putih dalam rangka perayaan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Ini bukan sekadar simbolisme, tetapi juga mencerminkan rasa cinta tanah air yang perlu dimiliki oleh seluruh elemen masyarakat, khususnya nelayan. Dalam interaksi ini, anggota Satpolairud juga mengedukasi nelayan untuk membudayakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan mereka.
Dukungan Dari Masyarakat dan Dampak Positif
Dukungan masyarakat pesisir sangat penting dalam kelancaran kegiatan patroli ini. Banyak nelayan yang merasa terbantu karena kegiatan ini tidak hanya memberikan rasa aman tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem perairan. Seorang nelayan mengungkapkan, “Kami merasa lebih aman dalam bekerja berkat keberadaan patroli ini. Sosialisasi dan edukasi yang diberikan membuat kami semakin sadar untuk menjaga lingkungan.” Hal ini menunjukkan adanya keterikatan emosional antara petugas dan nelayan, yang menjadi fondasi penting dalam menciptakan komunitas yang peduli terhadap lingkungan.
Dari hasil evaluasi, patut dicatat bahwa kegiatan patroli ini berkontribusi pada penurunan angka kejahatan di kawasan tersebut, menciptakan suasana yang lebih tenang dan kondusif. Dengan pengawasan yang ketat, para nelayan dapat melanjutkan aktivitas mereka tanpa khawatir terjerumus dalam praktik ilegal yang merugikan. Patroli ini diharapkan tidak hanya rutin dilaksanakan, tetapi juga menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya menjaga keamanan wilayah perairan.
Keberhasilan ini menegaskan bahwa kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Dengan adanya upaya berkesinambungan, diharapkan kestabilan keamanan di perairan Sidoarjo dapat terjaga dalam jangka panjang, sehingga para nelayan bisa beroperasi dengan tenang dan aman.