Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur telah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi di Surabaya. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan informasi publik dan memaksimalkan keterbukaan informasi di lingkungan kepolisian.
Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan pelayanan informasi publik yang transparan dan akuntabel. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat menjelaskan bahwa hak memperoleh informasi merupakan hak asasi manusia yang harus dipenuhi, terutama dalam negara demokratis.
Pentingnya Keterbukaan Informasi Publik
Keterbukaan informasi publik penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap instansi pemerintahan, termasuk kepolisian. Dalam konteks ini, rapat koordinasi ini akan memfasilitasi pertukaran informasi antara berbagai instansi di bawah Polda Jawa Timur, sehingga masyarakat dapat mengakses informasi yang akurat dan terpercaya.
Data menunjukkan bahwa permintaan informasi publik terus meningkat. Hal ini mendorong kepolisian untuk lebih proaktif dalam menyediakan informasi yang mudah diakses oleh masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan pengetahuan dan pengalaman para peserta dapat digali untuk memperbaiki pelayanan informasi.
Strategi Menghadapi Tantangan Informasi
Meskipun informasi saat ini mudah diakses, tantangan informasi hoaks dan disinformasi tetap ada. Untuk itu, diperlukan strategi yang tepat untuk memerangi segala bentuk ketidakbenaran yang dapat merugikan masyarakat dan reputasi institusi.
Integrasi informasi antar PPID Satker diharapkan mampu mempermudah masyarakat mendapatkan informasi terkait kepolisian. Hal ini mencakup pengaduan masyarakat dan feedback yang diperlukan untuk perbaikan pelayanan. Upaya kehumasan yang dilakukan oleh Polri juga sangat penting untuk memastikan bahwa informasi yang disebarluaskan adalah benar dan berkualitas.
Dengan lebih dari seratus peserta yang hadir, sesi pemberian materi dari narasumber ahli memberikan nilai tambah bagi pemahaman peserta mengenai pentingnya keterbukaan dan pengelolaan informasi publik. Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat tercipta komunikasi yang lebih baik antara kepolisian dan masyarakat.