Pemerintah Kabupaten Sidoarjo baru-baru ini menunjukkan dukungan signifikan terhadap inisiatif Gerakan Pangan Murah yang diinisiasi oleh pihak kepolisian. Dukungan ini ditandai dengan kehadiran Bupati Sidoarjo, H Subandi, dalam acara peluncuran program tersebut yang berlangsung di Parkir Timur GOR Sidoarjo.
Kegiatan ini juga diadakan secara daring di berbagai daerah di Indonesia, melibatkan banyak pejabat daerah dan kepolisian untuk memastikan keberhasilan program yang menyasar kebutuhan pangan masyarakat ini.
Dukungan Kolaboratif dari Berbagai Pihak
Acara tersebut dibuka dengan simbolis pelepasan pemberangkatan Gerakan Pangan Murah serta kerjasama antara kepolisian dan Badan Urusan Logistik (Bulog). Sinergi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dan memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau di wilayah Jawa Timur.
Bupati Subandi menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini, yang menurutnya sangat relevan dengan situasi ekonomi masyarakat saat ini. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat, pemerintah daerah, dan komunitas untuk memastikan akses masyarakat terhadap pangan yang wajar dan terjangkau.
Komitmen Berkelanjutan dan Strategi Penyaluran Pangan
Lebih jauh, Bupati Subandi mengungkapkan bahwa program Gerakan Pangan Murah tidak dianggap sebagai kegiatan satu kali saja. Komitmen Pemkab Sidoarjo untuk mendukung program ini bersifat berkelanjutan. Diantaranya, mereka berfokus pada penguatan sistem distribusi bahan pokok, pengendalian inflasi lokal, serta pemberdayaan petani dan pelaku UMKM di sektor pangan.
Acara ini juga menyediakan 1.800 kupon bagi masyarakat untuk mengakses bahan pangan dengan harga terjangkau. Contohnya, satu kupon seharga Rp60.000 memungkinkan pembeli mendapatkan 5 kilogram beras. Agar distribusi berlangsung adil, maksimal pembelian dibatasi hingga dua kupon per orang. Selain beras, terdapat juga gula pasir dan minyak goreng dengan harga yang sangat kompetitif.
Antusiasme tinggi dari warga yang hadir di acara tersebut menunjukkan betapa mendesaknya kebutuhan akan pangan murah dan berkualitas. Pemkab Sidoarjo berharap bahwa program ini bukan hanya menekan fluktuasi harga, tetapi juga meringankan beban masyarakat terutama menjelang masa-masa sulit seperti musim kemarau yang kerap berdampak pada ketersediaan pangan. Realisasi program ini diharapkan akan membawa dampak positif bagi perekonomian daerah.