Jakarta – Genangan air saat musim hujan sering kali memaksa ular untuk keluar dari sarangnya. Hal ini menyebabkan ular bergerak mencari tempat yang lebih kering, bahkan ke dalam rumah manusia. Situasi inilah yang kerap dialami oleh penduduk yang tinggal di dekat area hijau, ladang, atau kebun, di mana risiko bertemu ular dan menjadi korban gigitan semakin meningkat.
Menurut data terbaru, Dokter Spesialis Anak dari salah satu rumah sakit terkenal menjelaskan pentingnya penanganan yang tepat terhadap gigitan ular. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah bagaimana tindakan yang seharusnya diambil ketika seseorang terkena gigitan ular dan tindakan darurat yang seharusnya dihindari.
Langkah Pertama dalam Menghadapi Gigitan Ular
Pertolongan pertama pada orang yang mengalami gigitan ular sangat krusial. Tidak semua orang tahu apa yang harus dilakukan saat menghadapi situasi ini. Beberapa tindakan yang disarankan oleh para ahli antara lain: membilas luka gigitan dengan air mengalir selama minimal 10 menit tanpa menggosoknya. Cara ini bertujuan untuk membersihkan luka dari kotoran atau bakteri sebelum mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Saran lain yang perlu dicatat adalah menghindari penggunaan torniket atau pemotongan pada luka karena dapat memperburuk kondisi. Menjaga agar bagian tubuh yang tergigit tetap diam juga sangat penting untuk memperlambat penyebaran racun. Segera mencari pertolongan medis di rumah sakit atau unit gawat darurat terdekat adalah langkah yang harus diutamakan.
Gejala dan Penanganan Lanjutan yang Perlu Diketahui
Saat seseorang tergigit ular, gejala yang muncul bisa bervariasi, mulai dari nyeri hebat dan pembengkakan pada lokasi gigitan, hingga masalah yang lebih serius seperti mual, muntah, dan bahkan kelumpuhan. Recognizing these signs can save a life. Oleh karena itu, pemahaman tentang apa yang harus dilakukan pasca-gigitan dan pengenalan gejala sangat penting.
Untuk mengurangi risiko terjadi kontak dengan ular, tindakan pencegahan juga sangat dianjurkan. Masyarakat disarankan untuk menjaga kebersihan halaman dengan teratur memangkas rumput dan memastikan rumah bebas dari celah yang bisa dimasuki ular. Penggunaan kelambu di tempat tidur juga bisa menjadi langkah pencegahan yang efektif untuk melindungi dari masuknya ular saat tidur.
Bukan hanya itu, mengenakan sepatu yang tepat saat berjalan di area berumput tinggi dan menggunakan senter saat melintasi tempat gelap dapat membantu mengurangi risiko. Jika bertemu ular, jangan sekali-kali menyerang terlebih dahulu; jauhkan diri dan berikan ruang bagi ular untuk pergi. Keberadaan sampah atau sisa makanan juga harus diwaspadai karena dapat menarik perhatian ular, dan pembersihan secara rutin sangat diperlukan.