Produk kerupuk udang asal Sidoarjo kini merambah pasar internasional dengan sukses mengekspor ke Malaysia. Pengiriman perdana ini menjadi langkah penting bagi industri kerupuk udang di tanah air.
Ekspor senilai 60 juta US Dolar ini menandai awal dari rencana besar dengan total 38 kontainer yang akan dikirim sepanjang tahun. Keberhasilan ini menunjukkan potensi besar dari produk lokal yang siap bersaing di pasar global.
Peran Pemerintah dalam Mendukung Ekspor Kerupuk Udang
Dalam pelepasan ekspor ini, turut hadir sejumlah pejabat penting, seperti Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional serta Sekda setempat. Melalui dukungan pemerintah, diharapkan kerupuk udang bisa menjadi komoditas unggulan yang tidak hanya diminati di Malaysia, tetapi juga negara lainnya.
Data menunjukkan bahwa pada semester pertama tahun ini, terjadi peningkatan ekspor sebesar 2%. Ini adalah indikasi positif yang perlu dijaga, terutama untuk sektor kerupuk yang masih menunjukkan trend yang menguntungkan. Optimisme untuk memperluas pasar ke global sangatlah beralasan, dan langkah seperti ini adalah upaya nyata yang dapat menguntungkan ekonomi daerah.
Kontribusi Terhadap Perekonomian Lokal dan Pemberdayaan UMKM
Tidak hanya tahapan ekspor yang penting, namun perusahaan ini juga memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian lokal. Dengan lebih dari 60% karyawan merupakan penduduk setempat, industri ini berkontribusi pada penyerapan tenaga kerja dan pengurangan pengangguran. Peran ini sangat diapresiasi oleh pemerintah daerah yang berharap persentase tenaga kerja lokal dapat meningkat.
Lebih lanjut, perusahaan ini berkomitmen untuk menggandeng pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) dalam pengembangan bahan baku kerupuk. Kerjasama ini menjadi contoh keberhasilan sinergi antara perusahaan besar dan UMKM, yang saling menguntungkan. Dengan adanya lebih dari 6 hektare tambak di kawasan Sidoarjo, produk pertambakan menjadi unggulan untuk ekspor, dan kerupuk udang sebagai salah satu produk andalannya.
Selain itu, perusahaan juga berencana untuk berkontribusi dalam program pendidikan di daerah, seperti ODL (Outdoor Learning). Harapannya, program ini dapat memberikan wawasan bagi generasi muda dalam dunia industri dan kewirausahaan.