Aksi solidaritas yang dilakukan masyarakat atas meninggalnya seorang driver Ojek Online (Ojol) menjadi sorotan penting di Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini berlangsung dengan melaksanakan Shalat Ghaib, doa bersama, dan menyalakan lilin sebagai tanda duka cita, yang berlangsung di Mako Polresta Sidoarjo pada malam hari, Jumat (29/8/2025).
Kegiatan Shalat Ghaib dilaksanakan setelah Shalat Jumat dan Shalat Maghrib di Masjid Al Ikhlas Polresta Sidoarjo. Dalam suasana penuh keharuan, polisi dan driver Ojol berbaur, mendukung satu sama lain dalam rangkaian kegiatan yang sarat dengan makna solidaritas ini.
Solidaritas Komunitas Ojol yang Kuat
Kehadiran sejumlah driver Ojol dan pihak kepolisian dalam kegiatan ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan komunitas ini. Dalam acara tersebut, terlihat betapa kedekatan antara berbagai elemen masyarakat tak hanya dalam situasi bahagia, tetapi juga di saat-saat duka. Ini adalah wujud nyata dari empati dan dukungan yang saling menguatkan di antara mereka.
Masyarakat di Sidoarjo sudah tidak asing lagi dengan peran penting Ojol dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai jembatan transportasi maupun sebagai sumber pendapatan bagi ribuan orang. Kegiatan ini menunjukkan bagaimana komunitas dapat bersatu, bahkan dalam menghadapi kehilangan yang mendalam. Menurut beberapa driver yang hadir, kegiatan ini diharapkan bisa memupuk rasa kebersamaan serta meningkatkan rasa saling menghargai antara sesama pengemudi dan masyarakat.
Strategi Menciptakan Sinergi dan Kamtibmas yang Baik
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, dalam penyampaiannya menekankan pentingnya sinergi antara pihak kepolisian dan komunitas Ojol. Ia berharap hubungan yang terjalin dapat terus menguatkan rasa aman dan kondusif di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan tercipta dialog dan komunikasi yang lebih baik antara polisi dan komunitas Ojol, sehingga keduanya dapat bekerja sama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang lebih stabil.
Penutup kegiatan ini mengingatkan kita semua bahwa solidaritas dan kepedulian sosial adalah aspek penting dalam membangun masyarakat yang harmonis. Semoga kepergian Affan Kurniawan tidak hanya dikenang sebagai momen kehilangan, tetapi juga sebagai pengingat bagi kita semua untuk tetap menjalin hubungan yang erat dan saling menghargai antara satu sama lain.